<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/529">
<title>Program Diploma Pelayaran</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/529</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1252"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1201"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1132"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1130"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1129"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1128"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1127"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1104"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1103"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1101"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1100"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1008"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/973"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/972"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/971"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/970"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/969"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/968"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/967"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/966"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/963"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/962"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/961"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/960"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/959"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/958"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/957"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/956"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/898"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/886"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-08T12:01:17Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1252">
<title>MONOGRAF PENGELOMPOKAN DATA EKSPOR IKAN SEGAR/DINGIN HASIL TANGKAP MENURUT NEGARA TUJUAN UTAMA MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1252</link>
<description>MONOGRAF PENGELOMPOKAN DATA EKSPOR IKAN SEGAR/DINGIN HASIL TANGKAP MENURUT NEGARA TUJUAN UTAMA MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING
Akhmad, Ekka Pujo Ariesanto; Priyono, Budi
Buku ini merupakan monograf penelitian pengelompokan data ekspor ikan segar/dingin/hasil tangkap menurut negara tujuan utama menggunakan k-means clustering. Gambaran isi buku meliputi,&#13;
•	Data ekspor ikan segar atau dingin Indonesia sebelumnya disusun dan disajikan dalam bentuk tabel menurut kelompok negara tujuan ekspor. Namun, tabel ekspor belum dibagi dalam bentuk tingkat ekspor.&#13;
•	Masalah pengelompokan data akan diselesaikan dengan metode clustering. Riset menerapkan penggalian data ekspor ikan memakai K-Means Clustering.&#13;
•	Sumber informasi riset ini diperoleh dari data ekspor yang dihasilkan oleh Biro Pusat Statistik Indonesia. Variabel penelitian meliputi bobot neto barang dan angka bebas biaya ke atas kapal (Free on Board).&#13;
•	Hasil penerapan K-Means clustering membagi data tahun 2019 dan tahun 2020 berdasarkan tingkat ekspor sebanyak tiga klaster (tinggi, menengah, dan rendah).&#13;
•	Evaluasi terhadap hasil klaster data menggunakan Davis Bouldin Index (DBI). Hasil klaster menunjukkan angka cukup baik.
</description>
<dc:date>2023-01-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1201">
<title>PEMODELAN TOPIK MENGGUNAKAN LATENT DIRICHLET ALLOCATION DAN PACHINKO ALLOCATION MODEL UNTUK EKSTRAKSI BERITA SAHAM ONLINE</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1201</link>
<description>PEMODELAN TOPIK MENGGUNAKAN LATENT DIRICHLET ALLOCATION DAN PACHINKO ALLOCATION MODEL UNTUK EKSTRAKSI BERITA SAHAM ONLINE
Akhmad, Ekka Pujo Ariesanto; Prawirosastro, Carlos Lazaro
Pada umumnya investor memperoleh informasi atau berita saham lewat situs resmi Bursa Efek Indonesia, yakni www.idx.co.id. Investor kadang mendapatkan informasi lain tentang analisis saham dan prediksi saham yang menguntungkan dari halaman web berita online. Namun, investor memerlukan waktu untuk menentukan topik yang paling sering muncul dan menjadi perbincangan hangat pada berita saham. Oleh karena itu, pemodelan topik diperlukan untuk mengekstrak berita saham online ke dalam topik-topik yang muncul dari hasil pemodelan. Tujuan penelitian ini adalah pemodelan topik dilakukan untuk menganalisis topik-topik yang sedang dibahas pada halaman web berita saham online dan PAM akan diterapkan untuk menggambarkan korelasi topik LDA yang berhubungan, sehingga topik mempunyai korelasi lebih sesuai. Data penelitian yang dikumpulkan sebanyak 181 berita saham selama bulan Februari hingga Juli 2021. Situs kontan.co.id dipilih karena link berita saham sudah jadi satu dengan ringkasan saham Google dari perusahaan yang ada di Bursa Efek Indonesia.Pemodelan topik dilakukan dengan metode Latent Dirichlet Allocation (LDA), sebuah metode text mining untuk menemukan pola tertentu pada sebuah dokumen dengan menghasilkan beberapa macam topik yang berbeda.Setelah luaran topik LDA diperoleh, langkah berikutnya mengerjakan model alokasi pachinko (Pachinko Allocation Model) untuk menunjukkan hubungan yang koheren antara topik yang dihasilkan.
</description>
<dc:date>2022-01-25T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1132">
<title>Evaluasi Kebijakan Pemasangan Pipa Gas Kodeco Energy Co. Ltd. di Alur  Pelayaran Barat Surabaya</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1132</link>
<description>Evaluasi Kebijakan Pemasangan Pipa Gas Kodeco Energy Co. Ltd. di Alur  Pelayaran Barat Surabaya
Malik, Djamaludin
Kebijakan pemasangan pipa gas bumi bawah air melalui Selat Madura yang dilaksanakan &#13;
oleh Kodeco Energy Co. Ltd adalah untuk menyalurkan gas dari lapangan minyak dan gas Poleng &#13;
Processing Platform (PPP) di lepas pantai Pulau Madura ke Onshore Receiving Facility (ORF) di Gresik &#13;
yang akan digunakan oleh lima perusahaan, yaitu Perusahaan Listrik Tenaga Gas Gresik, Perusahaan &#13;
Gas Negara, Petro Kimia, Media Karya Sentosa, dan Gresik Migas. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengevaluasi pelaksanaan Surat Ijin Persetujuan Direktur Jenderal Perhubungan Laut No : &#13;
771/9/5/DN-07 tentang Persetujuan Pemasangan Pipa Gas Bumi Bawah Air milik Kodeco Energy Co. &#13;
Ltd, khususnya berkaitan dengan posisi dan penempatan pipa gas tersebut yang melalui Alur Barat &#13;
Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis Kualitatif. Hasil &#13;
penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara posisi dan penempatan pipa gas yang diijinkan &#13;
dengan pelaksanaan pemasangannya di lapangan dan dapat membahayakan keselamatan kapal yang &#13;
melalui Alur Pelayaran Barat Surabaya. Dari penelitian ini ada tiga alternatif jalan keluar yang &#13;
diusulkan. Alternatif pertama ialah memindahkan pipa tersebut semuanya ke sebelah barat Alur &#13;
pelayaran mendekat ke daratan pantai Gresik, sedangkan alternatif kedua yaitu memindahkan sebagian &#13;
pipa yang posisinya melintasi alur pelayaran ke sebelah timur mendekat daratan Pulau Madura dan &#13;
memberi beton pengaman pipa dari bahaya kejatuhan jangkar kapal pada sebagian pipa gas.
</description>
<dc:date>2019-11-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1130">
<title>PRODUKSI FONOLOGIS ANAK DOWN SYNDROME USIA 10—12 TAHUN BERDASARKAN TINGKAT KECERDASAN DAN MASA TERAPI</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1130</link>
<description>PRODUKSI FONOLOGIS ANAK DOWN SYNDROME USIA 10—12 TAHUN BERDASARKAN TINGKAT KECERDASAN DAN MASA TERAPI
Febriana, Elva
Bahasa bukan hanya bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap, melainkan bunyi&#13;
yang bermakna dan memiliki struktur tertentu. Sementara itu, produksi fonologis&#13;
merupakan proses menghasilkan bunyi yang tercipta dari getaran di alat ucap&#13;
karena adanya energi yang bekerja. Getaran ini disadari dengan bunyi apabila&#13;
getaran itu cukup kuat dan dihantarkan ke alat dengar oleh udara sekitar. Agar&#13;
getaran ini memiliki berarti dan berstruktur, maka diperlukan alat ucap dan akal&#13;
pikiran untuk memproduksi bahasa. Dalam penelitian ini, dipilih subjek anak anak&#13;
down syndrome tipe trysomi 21 yang merupakan suatu kondisi keterbelakangan&#13;
perkembangan fisik dan mental anak yang diakibatkan abnormalitas perkembangan&#13;
kromosom nomor 21. Anak down syndrome memerlukan perawatan khusus berupa&#13;
terapi untuk mendidiknya agar mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Terapi&#13;
merupakan perlakuan-perlakuan untuk mengurangi atau menghilangkan gejalagejala gangguan psikologis maupun fisik agar tubuh dan jiwa bisa bekerja dengan&#13;
maksimal.&#13;
Rumusan masalah penelitian ini yang pertama adalah bagaimana produksi&#13;
fon anak down syndrome usia 10—12 tahun berdasarkan tingkat kecerdasan dan&#13;
masa terapi? Rumusan masalah yang kedua adalah penyimpangan fonologis anak&#13;
down syndrome usia 10—12 tahun berdasarkan tingkat kecerdasan dan masa&#13;
terapi. Sementara itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan&#13;
permasalahan, sesuai dengan pembahasan yang berdasar pada rumusan masalah.&#13;
Penelitian yang akan menghasilkan analisis berupa deskripsi produksi&#13;
fonem dan penyimpangannya pada anak down syndrome ini secara teoretis&#13;
diharapkan memberikan sumbangan pemikiran ilmiah bagi Linguistik, khususnya&#13;
pada bidang Fonologi. Sementara itu, manfaat Praktis studi kasus ini diharapkan&#13;
dapat dijadikan landasan untuk memperbaiki dan mempermudah pengujaran atau&#13;
proses pelatihan ujaran serta pemulihan fonologis bagi anak down syndrome.&#13;
Bermanfaat bagi orang tua dan terapis down syndrome terkait produksi fonologis&#13;
anak down syndrome. Memberikan masukan bagi guru terapi ujaran dalam&#13;
menangani kasus anak down syndrome, khususnya dalam kegiatan speech therapy&#13;
sehinggga anak-anak tersebut dapat meningkatkan komunikasi verbalnya. &#13;
Jurnal Buana Bastra Tahun 3. No.1 April 2016&#13;
31&#13;
Bermanfaat dalam kaitannya dengan dunia pendidikan, sehingga mampu&#13;
memperkenalkan dan mengajarkan anak down syndrome agar bisa memproduksi&#13;
fon lebih baik. Bermanfaat sebagai bahan acuan untuk penelitian selanjutnya yang&#13;
ingin mengembangkan penelitian di bidang produksi fonologis.&#13;
Penelitian dengan judul “Produksi Fonologis Anak Down Syndrome usia&#13;
10—12 Tahun Berdasarkan Tingkat Kecerdasan dan Masa Terapi” ini&#13;
menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah pendekatan&#13;
yang berkaitan dengan data yang tidak berupa angka tetapi berupa kualitas&#13;
bentuk-bentuk variabel yang berwujud tuturan sehingga data yang dihasilkan&#13;
berupa kata-kata tertulis atau lisan tentang sifat-sifat individu, keadaan, gejala,&#13;
dari kelompok tertentu yang diamati. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif&#13;
untuk mendeskripsikan data penelitian berupa produksi bahasa lisan anak down&#13;
syndrome. Data penelitian ini terbagi menjadi beberapa bagian yakni produksi fon&#13;
dan penyimpangan fonologis. Produksi fon dan penyimpangan fonologis diambil&#13;
dari ujaran subjek. Pengambilan data dilakukan sampai data yang dibutuhkan&#13;
sudah terpenuhi atau selama satu bulan. Pengambilan data dilakukan mulai 20&#13;
Mei 2015 sampai dengan 30 September 2015 atau sampai data yang dibutuhkan&#13;
sudah terpenuhi.&#13;
Hasil penelitian ini adalah terapi berdampak positif dalam produksi&#13;
fonologis dan peminimalisasi penyimpangan fonologis anak down syndrome. Hal&#13;
tersebut tampak pada perbandingan kelompok subjek down syndome yang&#13;
menjalani masa terapi 1—3 tahun dengan 4—6 tahun. Anak yang menjalani masa&#13;
terapi selama 4—6 tahun lebih banyak memproduksi fon dibanding anak yang&#13;
hanya menjalani masa terapi 1—3 tahun. Tingkat kecerdasan juga berpengaruh&#13;
dalam produksi fonologis dan penyimpangan fonologis anak down syndrome.&#13;
Semakin tinggi tingkat kecerdasan, tingkat keberhasilan produksi fon semakin&#13;
tinggi dan tingkat penyimpangan fonologis semakin rendah. Semakin rendah&#13;
tingkat kecerdasan dan semakin singkat masa terapi, tingkat keberhasilan produksi&#13;
fon dan penyimpangan fonologis yang terjadi akan semakin rendah. Jadi, banyak&#13;
atau sedikitnya fon yang diproduksi serta penyimpangan fonologis, bergantung&#13;
pada tingkat kecerdasan dan masa terapi.
</description>
<dc:date>2016-04-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1129">
<title>ANALISIS PENGGUNAAN LAYANAN VESSEL TRAFFIC SYSTEM TERHADAP KESELAMATAN PELAYARAN DI ALUR PELAYARAN BARAT SURABAYA PELINDO 3</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1129</link>
<description>ANALISIS PENGGUNAAN LAYANAN VESSEL TRAFFIC SYSTEM TERHADAP KESELAMATAN PELAYARAN DI ALUR PELAYARAN BARAT SURABAYA PELINDO 3
Mudiyanto, Mudiyanto; Febriana, Elva
Vessel Traffic System (VTS) merupakan sistem komunikasi yang dapat memberikan&#13;
informasi dan pesan bagi kapal. fasilitas yang terdapat dalam VTS yaitu menyediakan&#13;
layanan traffic organization service yaitu layanan yang memberikan pengaturan&#13;
pergerakan lalu lintas kapal didalam wilayah Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS)&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi aturan penggunaan&#13;
layanan VTS terhadap keselamatan pelayaran di alur pelayaran Surabaya. Manfaat&#13;
penelitian Penelitian yang akan menghasilkan analisis penggunaaan layanan VTS&#13;
terhadap keselamatan pelayaran. Metodologi penelitian ini adalah dengan metode&#13;
kuantitatif jumlah responden 109 dengan hasil penelitian nilai R berganda 0.944 bahwa&#13;
layanan INS dan alat penunjang navigasi berpengaruh sangat kuat terhadap keselamatan&#13;
pelayaran.
</description>
<dc:date>2021-03-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1128">
<title>ANALISIS KESALAHAN MENURUT NEWMAN DALAM MENYELESAIKAN SEGITIGA BOLA(ANALYSIS OF ERRORS ACCORDING TO NEWMAN IN SOLVING THE SPHERICAL TRIANGLE )</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1128</link>
<description>ANALISIS KESALAHAN MENURUT NEWMAN DALAM MENYELESAIKAN SEGITIGA BOLA(ANALYSIS OF ERRORS ACCORDING TO NEWMAN IN SOLVING THE SPHERICAL TRIANGLE )
Sriantini, Ari; Cholik, Mochamad
Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipe kesalahan dan&#13;
penyebabnya, serta mengatasinya. Tipe-tipe kesalahan menurut Newman mencakup kesalahan pembacaan, pemahaman&#13;
terhadap soal, melakukan transformasi, ketrampilan pengerjaan, dan penulisan simbol. Subyek penelitian ini adalah&#13;
mahasiswa semester pertama Program Studi Nautika yang berjumlah 25 mahasiswa, dengan memakai metode tes,&#13;
wawancara, dan pengumpulan data. Hasil wawancara dibandingkan dengan jawaban tes mahasiswa, metode dokumentasi&#13;
digunakan untuk mengetahui nama mahasiswa sebagai subyek penelitian. Berdasarkan luaran penelitian, didapatkan&#13;
23,6% mahasiswa mengalami kesalahan pada tahap membaca, 21,8% mahasiswa menghadapi kesalahan dalam tahap&#13;
pemahaman, 17,3% mahasiswa melakukan kesalahan dalam tahap transformasi, 26,4% mahasiswa mengalami kesalahan&#13;
pada tahap ketrampilan proses, 10,9 % mahasiswa mengalami kesalahan pada tahap notasi. Kesalahan-kesalahan tersebut&#13;
disebabkan kurangnya memahami soal, mahasiswa tidak mampu mengubah soal cerita menjadi bahasa matematika,&#13;
kurang teliti, kurang latihan dalam mengerjakan soal cerita, dan lupa tentang rumus yang digunakan. Dosen diharapkan&#13;
sering mengenalkan persoalan segitiga bola yang kontekstual kepada mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman&#13;
mahasiswa, mahasiswa harus sering dilatih untuk menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan segitiga bola dengan&#13;
berbagai variasi untuk melatih ketelitian dan keterampilannya.
</description>
<dc:date>2021-04-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1127">
<title>KONSEPSI SEGITIGA BOLA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR (CONCEPTION OF SPHERICAL TRIANGLE IN TERMS OF LEARNING STYLES )</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1127</link>
<description>KONSEPSI SEGITIGA BOLA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR (CONCEPTION OF SPHERICAL TRIANGLE IN TERMS OF LEARNING STYLES )
Sriantini, Ari; Teguh Budiarto, Mega; Fuad, Yusuf
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsepsi mahasiswa pada materi segitiga bola ditinjau&#13;
dari gaya belajar. Konsepsi mahasiswa dideskripsikan berdasarkan identifikasi mahasiswa terhadap segitiga bola&#13;
serta penerapan segitiga bola untuk menentukan jarak pelayaran dan haluan kapal dalam pelayaran. Representasi&#13;
mahasiswa terhadap segitiga bola difokuskan pada menghitung besarnya bagian-bagian segitiga bola, penggunaan&#13;
aturan-aturan segitiga bola untuk menghitung jarak dan haluan kapal dalam pelayaran. Penelitian ini merupakan&#13;
penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester I Program&#13;
Studi Nautika yang bergaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat&#13;
perbedaan konsepsi antara mahasiswa yang bergaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Dosen diharapkan&#13;
memiliki strategi yang tepat dalam menyampaikan materi perkuliahan, sehingga materi dapat dengan mudah&#13;
dipahami oleh mahasiswa yang memiliki gaya belajar yang berbeda-beda.
</description>
<dc:date>2020-04-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1104">
<title>Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan Bongkar Muat Pada PT. Nilam Port Terminal Indonesia Tanjung Perak Surabaya</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1104</link>
<description>Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan Bongkar Muat Pada PT. Nilam Port Terminal Indonesia Tanjung Perak Surabaya
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap peningkatan kinerja karyawan bongkar muat pada PT. Nilam Port Terminal Indonesia Tanjung Perak Surabaya. Sampel yang digunakan adalah 40 responden dengan instrumen data kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan pembuktian hipotesis uji t.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia berpengaruh terhadap peningkatan kinerja karyawan bongkar muat pada PT. Nilam Port Terminal Indonesia Tanjung Perak Surabaya. Selanjutnya penelitian juga menunjukkan adanya hubungan sebab akibat antara kompetensi sumber daya manusia dengan kinerja karyawan. Jika kompetensi sumber daya manusia ditingkatkan maka kinerja karyawan pun akan meningkat. Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa kemampuan variabel kompetensi sumber daya manusia (X) dalam mempengaruhi kinerja karyawan (Y) bongkar muat pada PT. Nilam Port Terminal Indonesia Tanjung Perak Surabaya adalah sebesar 24,0%, sedangkan 76,0% dipengaruhi oleh variabel atau faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
</description>
<dc:date>2020-08-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1103">
<title>Implementasi Tata Cara Pemindahan Barang Yang Melewati Batas Waktu Penumpukan (Long Stay) terhadap Dwelling Time di Terminal Petikemas Surabaya</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1103</link>
<description>Implementasi Tata Cara Pemindahan Barang Yang Melewati Batas Waktu Penumpukan (Long Stay) terhadap Dwelling Time di Terminal Petikemas Surabaya
Sasongko Rubawangi, Dimas Rachmat ; Hidayat,Sapit
Dwelling time adalah lama waktu yang dihitung sejak barang dibongkar dari kapal sampai dengan barang keluar pelabuhan. Pada bulan Januari 2019 dwelling time di Terminal Petikemas Surabaya (PT.TPS) masih tinggi yaitu 4,8 hari, melihat hal tersebut Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak selaku regulator di Pelabuhan Tanjung Perak mengeluarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak dengan Nomor : HK.2.06/05/05/op.tpr-19 tentang tata cara pemindahan barang yang melewati batas waktu penumpukan (long stay) di Pelabuhan Tanjung Perak guna menjamin kelancaran arus barang dan mengurangi angka dwelling time di Pelabuhan Tanjung Perak termasuk Terminal Petikemas Surabaya.&#13;
Tujuan yang ingin dicapai penulis yaitu ingin mengetahui Implementasi tata cara pemindahan barang yang melewati batas waktu penumpukan (long stay) di Terminal Petikemas Surabaya dan pengaruh terhadap dwelling time Terminal Petikemas Surabaya.&#13;
Metode penelitian yang penulis gunakan yaitu metode penelitian kualitatif. Disamping itu, selain pendekatan penelitian menggunakan kualitatif, penelitian ini juga menggunakan jenis penelitian deskriptif. Sampel menggunakan data realisasi pemindahan lapangan penumpukan dan data dwelling time Terminal Petikemas Surabaya yang di laporkan kepada Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya.&#13;
Dari hasil pengamatan di lapangan penulis mengambil kesimpulan bahwa implementasi tata cara pemindahan barang yang melewati batas waktu penumpukan (long stay) di Terminal Petikemas Surabaya sudah berjalan dengan baik dan terdapat pengaruh terhadap dwelling time di Terminal Petikemas Surabaya dengan cara melakukan perbandingan 6 (enam) bulan sebelum dan sesudah adanya Surat Keputusan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak dengan Nomor : HK.2.06/05/05/op.tpr-19 tentang tata cara pemindahan barang yang melewati batas waktu penumpukan (long stay) di Pelabuhan Tanjung Perak.
</description>
<dc:date>2020-08-07T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1101">
<title>ANALISIS DAMPAK PENERAPAN KEBIJAKAN BONDED WAREHOUSE (GUDANG BERIKAT) TERHADAP BIAYA LOGISTIK DI PELABUHAN</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1101</link>
<description>ANALISIS DAMPAK PENERAPAN KEBIJAKAN BONDED WAREHOUSE (GUDANG BERIKAT) TERHADAP BIAYA LOGISTIK DI PELABUHAN
Hidayat, Sapit
Gudang Berikat merupakan tempat menimbun barang impor, dapat disertai 1 (satu) atau lebih kegiatan berupa pengemasan/pengemasan kembali, penyortiran, penggabungan (kitting), pengepakan, penyetelan, pemotongan, atas barang-barang tertentu dalam jangka waktu tertentu untuk dikeluarkan kembali. Dalam Peraturan Menteri Keuanga (PMK) No.155/PMK.04/2019 tentang Gudang Berikat, Kementerian Keuangan menekankan bahwa pengetatan pengawasan ini dilakukan dalam dua bentuk baik dari sisi perpajakan maupun mekanisme pemasukan barang. Kebijakan gudang berikat ini diharapkan mengurangi biaya logistik nasional dengan menurunkan dwelling time di pelabuhan dan mempercepat akses gudang bahan baku ke Industri. Inti dari penelitian ini menganalisis sejauh mana pengaruh yang diperoleh oleh pengguna jasa gudang berikat dari sisi biaya logistik. Perbandingan biaya diperoleh dari survei dengan perusahaan yang sudah memanfaatkan fasilitas gudang berikat.
</description>
<dc:date>2020-11-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1100">
<title>Analisis Sistem Tanggap Darurat Kebakaran di Lapangan Penumpukan Terminal Petikemas PT. Nilam Port Terminal Indonesia Tanjung Perak Surabaya</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1100</link>
<description>Analisis Sistem Tanggap Darurat Kebakaran di Lapangan Penumpukan Terminal Petikemas PT. Nilam Port Terminal Indonesia Tanjung Perak Surabaya
Husna, Imroatul; Akhmad, Ekka Pujo Ariesanto
PT. Nilam Port Terminal Indonesia adalah pelabuhan multipurpose yang memberikan penyediaan dan pelayanan jasa operator terminal bongkar muat petikemas di pelabuhan. Kebakaran di terminal petikemas dapat menyebabkan banyak kerugian karena mempengaruhi nilai aset, proses kerja, dan peluang kerja yang tinggi. Salah satu upaya untuk mengurangi resiko dan dampak akibat kebakaran adalah dengan adanya sistem tanggap darurat. Salah satu upaya untuk mengurangi resiko dan dampak yang disebabkan oleh kebakaran adalah membutuhkan penerapan sistem tanggap darurat yang baik dan benar sesuai peraturan yang berlaku.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan sistem tanggap darurat dalam upaya mencegah dan mengendalikan bencana kebakaran di terminal petikemas PT. Nilam Port Terminal Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian Kualitatif Deskriptif, serta menggunakan sumber data primer yang diperoleh dari narasumber dan data sekunder diperoleh dari dokumen yang memuat fakta-fakta deskriptif dengan wawancara dan observasi di lapangan. Penelitian ini dilakukan secara langsung di PT. Nilam Port Terminal Indonesia. Dalam tugas akhir ini akan dipaparkan bagaimana penerepan sistem tanggap darurat kebakaran yang ada di PT. Nilam Port Terminal Indonesia. Hasil dari analisis ini dapat disimpulkan bahwa PT. Nilam Port Terminal Indonesia telah melaksanakan sistem tanggap darurat kebakaran sesuai dengan peraturan yang berlaku, namun ada beberapa pelaksanaan yang belum optimal seperti penempatan dan perawatan alat pemadam kebakaran yang kurang tepat, kesadaran para pekerja akan adanya bahaya kebakaran, dan pelatihan tanggap darurat kebakaran yang masih kurang.
</description>
<dc:date>2020-09-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1008">
<title>Strategi Bertahan Bagi UKM Hadapi Krisis Akibat Covid-19</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1008</link>
<description>Strategi Bertahan Bagi UKM Hadapi Krisis Akibat Covid-19
Agus Setiono, Beni
Pandemi Covid-19 memiliki dampak besar pada keberlangsungan bisnis Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Berdasarkan hasil survei, sebanyak 96% pelaku UKM mengaku sudah mengalami dampak negatif Covid-19 terhadap proses bisnisnya. Sebanyak 75% di antaranya mengalami dampak penurunan penjualan yang signifikan.&#13;
Tak hanya itu, 51% pelaku UKM meyakini kemungkinan besar bisnis yang dijalankan hanya akan bertahan satu bulan hingga tiga bulan ke depan. Sebanyak 67% pelaku UKM mengalami ketidakpastian dalam memperoleh akses dana darurat, dan 75% merasa tidak mengerti bagaimana membuat kebijakan di masa krisis. Sementara, hanya 13% pelaku UKM yakin, mereka memiliki rencana penanganan krisis dan menemukan solusi untuk mempertahankan bisnis mereka.
Solusi bagi UKM untuk mempertahankan bisnis di saat sulit karena pandemi Covid-19
</description>
<dc:date>2020-06-11T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/973">
<title>PERANAN FASILITAS PELABUHAN DALAM MENUNJANG KEGIATAN  BONGKAR MUAT DI DIVISI TERMINAL JAMRUD PT. PELABUHAN INDONESIA III (Persero) CABANG TANJUNG PERAK  SURABAYA</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/973</link>
<description>PERANAN FASILITAS PELABUHAN DALAM MENUNJANG KEGIATAN  BONGKAR MUAT DI DIVISI TERMINAL JAMRUD PT. PELABUHAN INDONESIA III (Persero) CABANG TANJUNG PERAK  SURABAYA
Agus Setiono, Beni
Untuk mendukung promosi kelancaran bongkar muat di Divisi Terminal Jamrud  PT.&#13;
Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak Surabaya, manajemen terus berupaya &#13;
meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam rangka menciptakan pelayanan yang baik terutama &#13;
dalam pelayanan bongkar muat di pelabuhan. Sebagai infrastruktur untuk melayani kegiatan bongkar &#13;
muat, divisi terminal Jamrud dari tahun ke tahun berusaha untuk menyempurnakan fasilitas pelabuhan &#13;
yang ada untuk melayani kelancaran bongkar muat di pelabuhan, karena kelancaran bongkar muat  di &#13;
pelabuhan ditentukan oleh fasilitas di pelabuhan.  Fasilitas yang digunakan adalah meliputi jalan, &#13;
border, vender, gudang, dermaga. Jalan yang rusak akan menghambat aktivitas bongkar muat, border &#13;
yang rusak mengakibatkan kapal tidak dapat melakukan dengan baik kegiatan bongkar muat. Vender &#13;
rusak, kapal tidak bisa berlabuh dengan baik. Untuk itu fasilitas pelabuhan memegang peranan penting &#13;
untuk mendukung kelancaran bongkar muat barang. Jika salah satu rusak fasilitas pelabuhan, kegiatan &#13;
bongkar muat akan terganggu dan akan menyebabkan kerusakan. Kerugian yang akan berdampak pada &#13;
kinerja perusahaan. Dengan perkembangan yang terjadi di pelabuhan, maka masalah muncul lebih &#13;
kompleks sehingga memerlukan perawatan yang tepat untuk menyelesaikan dan mencari solusi terbaik &#13;
bagi kemajuan perusahaan dan kemajuan ekonomi di Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Total aliran &#13;
barang masuk (diterima) atau keluar (dikirim) dari pelabuhan setiap tahun penyebab meningkatnya &#13;
kegiatan bongkar muat di divisi terminal Jamrud sering mendapatkan kendala seperti masalah/faktor &#13;
yang timbul seperti fasilitas jalan yang rusak, border patah, vender yang rusak, faktor kemacetan &#13;
pelabuhan. Kemacetan pelabuhan (port congestion) merupakan faktor yang muncul bila kapasitas &#13;
penyimpanan pelabuhan tidak sebanding dengan jumlah kapal yang akan memasuki pelabuhan, &#13;
menyebabkan antrian kapal, ketergantungan perubahan jadwal kapal juga disebabkan karena menunggu &#13;
dokumen  lengkap, pekerja kurang terampil atau kurang memenuhi standar sumber daya manusia &#13;
(SDM), dan peralatan truk yang kurang, sehingga mengurangi kecepatan kerja, dan cuaca yang tidak &#13;
menguntungkan juga menjadi kendala bagi kelancaran bongkar muat.
</description>
<dc:date>2011-09-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/972">
<title>SISTEM OPERASIONAL PELAYANAN PEMANDUAN TERHADAP  KESELAMATAN KAPAL DI PT. PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO)  CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/972</link>
<description>SISTEM OPERASIONAL PELAYANAN PEMANDUAN TERHADAP  KESELAMATAN KAPAL DI PT. PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO)  CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA
Agus Setiono, Beni
Pekerjaan memandu kapal ternyata termasuk pekerjaan yang tidak saja memerlukan sumber &#13;
daya  manusia  berketrampilan  khusus  untuk  melaksanakannya,  tetapi  juga  dituntut  tanggung  jawab &#13;
prestasi  kerja,  kerjasama,  prakarsa,  kejujuran,  ketaatan  dan  perilaku  kondisi  fisik  yang  prima  dalam &#13;
pelaksanaannya. Masalah kelancaran, keamanan, keselamatan dari kapal yang dipandu ada lah hal yang &#13;
utama dalam pelaksanaan pemanduan kapal karena akibat yang dapat ditimbulkan dari suatu kelalaian &#13;
atas kegiatan pemanduan kapal dapat berpengaruh pada kelancaran lalu lintas kapal dalam pelabuhan, &#13;
bahkan  juga  terhadap  perairan  dan  lingkungannya.  Dimana  pelayanan  untuk  kapal  yang  diberikan &#13;
pihak  pengelola  pelabuhan  adalah  pelayanan  pemanduan.  Di  PT  (Persero)  Pelabuhan  Indonesia  III &#13;
Cabang  Tanjung  Perak  dibina  melalui  Bidang  Pemerintahan,  (pihak  pengelola  pelabuhan) &#13;
melaksanakan dan mengawasi keselamatan dan kelancaran lalu lintas gerakan kapal. Semakin cepatnya &#13;
perkembangan  kegiatan  pada  PT  (Persero)  Pelabuhan  Indonesia  III  Cabang  Tanjung  Perak,  perlu &#13;
mengoptimalkan  mutu  pelayanan  pemanduan  kapal  yang  terutama  dalam  rangka  mengantisipasi &#13;
perkembangan globalisasi perdagangan dunia  ini.   Pelayanan  jasa pemanduan kapal  merupakan ujung &#13;
tombak dari PT (Persero) Pelabuhan Indonesia III Cabang Tanjung Perak,  yang  merupakan kegiatan &#13;
awal serta akhir dari keseluruhan rangkaian kegiatan pelayanan jasa kepanduan. Dalam meningkatkan &#13;
pelayanan pemanduan kapal  di pelabuhan  maka  pendukung  faktor sumber daya  manusia pemanduan &#13;
kapal perlu mendapat perhatian dalam pembinaannya. Sehingga peranannya dalam kegiatan pelayanan &#13;
pemanduan  di  pelabuhan  akan  memberi  hasil  yang  maksimal  dan  memuaskan  para  pengguna  jasa &#13;
pemanduan.
</description>
<dc:date>2012-03-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/971">
<title>DAMPAK PERUBAHAN RENCANA KEDATANGAN KAPAL TERHADAP  ARUS BARANG DALAM SISTEM WINDOWS DI TERMINAL NILAM  MULTIPURPOSE DI PT. PELABUHAN INDONESIA III CABANG  TANJUNG PERAK SURABAYA</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/971</link>
<description>DAMPAK PERUBAHAN RENCANA KEDATANGAN KAPAL TERHADAP  ARUS BARANG DALAM SISTEM WINDOWS DI TERMINAL NILAM  MULTIPURPOSE DI PT. PELABUHAN INDONESIA III CABANG  TANJUNG PERAK SURABAYA
Agus Setiono, Beni
Pelabuhan  Indonesia  III  yang  menjalankan  bisnis  inti  sebagai  penyedia  fasilitas  jasa &#13;
kepelabuhanan  memiliki  peran  kunci  untuk  menjamin  kelangsungan  dan  kelancaran  angkutan  laut, &#13;
sehingga  dengan  tersedianya  sarana  dan  prasarana  transportasi  laut  yang  memadai  tersebut  akan &#13;
mampu  menggerakkan roda perekonomian Jawa  Timur dan  menggairahkan kegiatan ekonomi  negara &#13;
dan masyarakat. Seiring dengan kemajuan jaman menuntut segala hal agar dapat dilakukan seringkas, &#13;
setepat,  dan  secepat  mungkin  pihak  manajemen  pelabuhan  secara  terus  menerus  berupaya &#13;
meningkatkan  mutu  pelayanan  tepat  waktu,  aman,  dan  dapat  dipercaya  khususnya  dalam  pelayanan &#13;
jasa kapal. Oleh karena itu PT. Pelabuhan Indonesia III cabang  Tanjung Perak  Surabaya menerapkan &#13;
sistem  windows,  sistem  windows  ialah  sistem  pelayanan  jasa  terminal  yang  diselenggarakan  oleh &#13;
Pelindo III guna menjamin kepastian fasilitas terminal berupa alokasi dermaga untuk tempat bertambat &#13;
dan  kegiatan  bongkar/muat  petikemas  bagi  kapal-kapal  milik/keagenan  sesuai  schedule/line  up  yang &#13;
ditetapkan, di dalam sistem windows ini semua telah dijadwalkan mulai dari kapan kap al akan datang, &#13;
rencana  jumlah  kontainer  yang  akan  dibongkar/muat,  sampai  dengan  kapan  kapal  akan  selesai &#13;
melakukan  kegiatan.  Dengan  adanya  sistem  ini  jika  diterapkan  dengan  baik  tentu  saja  akan &#13;
mendatangkan  keuntungan  yang  sangat  besar,  hal  ini  dibuktikan  oleh  Terminal  Nilam  yang &#13;
menggunakan  sistem  windows  dan  menerapkannya  dengan  baik  menjadi  penyumbang  pemasukan &#13;
tertinggi di PT. Pelabuhan Indonesia III cabang Tan jung Perak Surabaya.
</description>
<dc:date>2012-03-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/970">
<title>PENGARUH MODA TRANSPORTASI DARAT TERHADAP KELANCARAN  ARUS CONTAINER DI PT. NILAM PORT TERMINAL INDONESIA CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/970</link>
<description>PENGARUH MODA TRANSPORTASI DARAT TERHADAP KELANCARAN  ARUS CONTAINER DI PT. NILAM PORT TERMINAL INDONESIA CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA
Agus Setiono, Beni
Sarana transportasi yang ada di darat, laut, maupun udara memegang peranan vital dalam &#13;
berbagai aspek termasuk sosial dan ekonomi melalui fungsi distribusi antara daerah satu dengan daerah &#13;
yang lain. Melalui transportasi penduduk antara wilayah satu dengan wilayah lainnya dapat ikut &#13;
merasakan hasil produksi yang rata maupun hasil pembangunan yang ada. Seiring berkembang &#13;
pesatnya teknologi membawa dampak yang baik bagi perkembangan transportasi karena sesuai dengan &#13;
meningkatnya kebutuhan manusia untuk mengirim atau memindahkan barang secara praktis, efisien &#13;
dan aman dari segala kondisi cuaca dari kawasan industri (hinterland) ke pelabuhan, kemudian dari &#13;
pelabuhan asal ke pelabuhan tujuan, maka digunakan kontainer dalam proses pengirimannya. Pada &#13;
proses kegiatan bongkar/muat dan pengiriman barang, kelancancaran operasional dapat didukung &#13;
dengan adanya transportasi darat (head truck). Truk petikemas adalah kendaraan pengangkut petikemas &#13;
terdiri dari kendaraan penarik (tractor head) dan kereta tempelan dimana petikemas ditempatkan, dan &#13;
alat-alat bongkar muat untuk lift on dan lift off dari atas kapal ke atas trailer dan sebaliknya, dari &#13;
lapangan ke atas trailer atau sebaliknya yaitu Container Crane (CC) dan Rubber Tyred Gantry Crane &#13;
(RTG) pada kegiatan operasional pelabuhan dengan produktivitas bongkar muat petikemas. Tetapi &#13;
dalam melaksanakan proses bongkar muat dan pengiriman (delivery), tidak sesuai yang diharapkan &#13;
oleh PT. Nilam Port Terminal Indonesia (NPTI), dikarenakan sering terjadi waiting charge (tunggu &#13;
muatan) sehingga menyebabkan waiting truck/unit container crane  (berhenti bekerja dikarenakan &#13;
tunggu muatan pada saat muat atau tunggu trailer pada saat bongkar), kejadian tersebut dikarenakan &#13;
kondisi infrastruktur yang dilalui head truck kurang mendukung serta kondisi moda transportasi darat &#13;
(head truck) yang cukup tua, untuk melakukan kegiatan pengangkutan dan pengiriman barang serta &#13;
terbatasnya olah gerak head truck  didalam lapangan penumpukan petikemas (CY) dikarenakan &#13;
sempitnya lapangan penumpukan, sehingga terjadi antrian yang menyebabkan kemacetan yang &#13;
menyebabkan proses pelaksanaan bongkar muat tidak berjalan secara efektif sesuai yang diharapkan &#13;
oleh perusahaan.
</description>
<dc:date>2012-09-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/969">
<title>Efektifitas Bongkar Muat Petikemas Terhadap Kelancaran Arus Barang di PT.  Nilam Port Terminal Indonesia (NPTI) Cabang Tanjung Perak Surabaya</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/969</link>
<description>Efektifitas Bongkar Muat Petikemas Terhadap Kelancaran Arus Barang di PT.  Nilam Port Terminal Indonesia (NPTI) Cabang Tanjung Perak Surabaya
Agus Setiono, Beni
Sejalan dengan berkembangnya kegiatan pengangkutan di laut maka pemerintah mengatur &#13;
kegiatan perusahaan pengangkutan yang ada di laut melalui penerbitan Inpres No. 4 tahun 1985 tentang &#13;
kebijakan arus barang untuk menunjang kegiatan ekonomi yang kemudian diperbarui dengan Inpres &#13;
No. 3 tahun 1991 tentang kebijakan kelancaran arus barang untuk menunjang kegiatan ekonomi. Di&#13;
dalam inpres tersebut antara lain mengatur bahwa untuk mengurangi biaya bongkar muat barang yang &#13;
meliputi stevedoring,  cargodoring,  receiving  dan delivery  maka sebab itu kegiatan bongkar muat &#13;
tersebut harus dilakukan oleh instansi yang diberi wewenang oleh pemerintah yaitu perusahaan &#13;
bongkar muat (PBM). Keikutsertaan pengusaha bongkar muat petikemas yang kegiatannya antara lain &#13;
stevedoring, cargodoring, receiving dan delivery dapat tidak langsung memajukan perekonomian dan &#13;
membangun pelayanan pada masyarakat demi kelancaran dan keamanan lalu lintas barang di &#13;
pelabuhan. Kondisi dari pelabuhan khususnya pada PT. Nilam Port Terminal Indonesia sangat terbatas &#13;
dikarenakan lapangan penumpukan (CY) kurang memadai, sehingga  muatan yang terlalu lama di &#13;
stacking  di lapangan penumpukan (CY) PT. Nilam Port Terminal Indonesia bisa menghambat &#13;
keefektifitasan bongkar muat petikemas. Kendala yang sering peneliti amati dalam proses bongkar &#13;
muat adalah kurang efektifnya alat bongkar muat petikemas pada spreader container crane (CC) &#13;
dikarenakan seringnya mengalami kerusakan, sehingga sering terjadi ketidaklancaran bongkar muat &#13;
petikemas dan kurang memadainya pada lapangan penumpukan (CY) PT. Nilam Port Terminal &#13;
Indonesia. Selain itu trafic  di sekitar terminal nilam masih belum sempurna dikarenakan banyak &#13;
lalulalang kendaraan yang tidak berkepentingan di area tersebut. Dan kinerja TKBM masih belum &#13;
maksimal dikarenakan TKBM tersebut bermalas-malasan dalam bekerja. Dari kendala tersebut &#13;
kebijakan dari divisi operasional diharapkan dapat membenahi fasilitas pada PT. Nilam Port Terminal &#13;
Indonesia dan meningkatkan SDM demi efektifitas bongkar muat petikemas.
</description>
<dc:date>2013-09-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/968">
<title>Fluktuasi Harga Minyak dan Pengaruhnya bagi Ekonomi Indonesia</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/968</link>
<description>Fluktuasi Harga Minyak dan Pengaruhnya bagi Ekonomi Indonesia
Agus Setiono, Beni
Produksi minyak mentah Indonesia hanya mencapai 838.000 – 895.000 bph selama 2006-2007 padahal, pada 2001 produksi minyak pernah mencapai 1,2 juta bph. Dengan total produksi OPEC &#13;
yang mencapai 30,8 juta bph, pangsa produksi minyak Indonesia hanya sekitar 2,83 persen. Produksi &#13;
Indonesia setara dengan negara Qatar yang memproduksi 821.000 - 840.000 bph. Kemudian selama &#13;
tahun 2008, produksi minyak mentah Indonesia terus mengalami penurunan. Pada bulan November &#13;
2008, Indonesia hanya mampu memproduksi minyak mentah sebesar 843,00 bph. Namun, secara &#13;
keseluruhan nilai total produksi minyak mentah OPEC per November 2008 memang mengalami &#13;
penurunan juga, yaitu menjadi 31.102 ribu bph dari 31.841 ribu bph per Oktober 2008. Sejalan dengan &#13;
penurunan  produksi minyak mentah Indonesia, neraca perdagangan minyak dan produk minyak &#13;
Indonesia secara keseluruhan juga mengalami defisit. Pada tahun 2002, neraca perdagangan minyak &#13;
dan produk minyak sempat mengalami net ekspor sebesar US$10 juta. Kemudian tahun 2004, &#13;
US$7,365 juta pada tahun 2005, US$ 12,075 juta pada tahun 2008. Permasalahan yang akan diangkat&#13;
dalam karya ilmiah ini adalah Bagaimana fluktuasi harga minyak dan pengaruhnya bagi ekonomi &#13;
Indonesia ? Untuk menjamin daya beli masyarakat pada saat harga minyak dunia sedang melambung &#13;
tinggi, pemerintah tetap melakukan kebijakan pemberian subsidi. Beban subsidi yang harus ditanggung &#13;
pemerintah semakin besar ketika harga minyak terus meningkat. Kenaikan harga minyak dapat &#13;
memberi dampak pada menurunnya permintaan agregat karena makin memperlebar distribusi &#13;
pendapatan antara negara eksportir minyak dan negara importir minyak. Kenaikan harga minyak juga &#13;
dapat menurunkan penawaran agregat karena kenaikan harga minyak berarti perusahaan membeli &#13;
energi lebih sedikit sehingga produktivitas dan nilai output menurun.
</description>
<dc:date>2014-03-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/967">
<title>Kajian Ekonomik Strategi Bangsa Indonesia Mencapai Keunggulan Bersaing  Dalam Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/967</link>
<description>Kajian Ekonomik Strategi Bangsa Indonesia Mencapai Keunggulan Bersaing  Dalam Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015
Agus Setiono, Beni
Implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), yang pelaksanaannya akan dimulai &#13;
pada 31 Desember 2015. MEA akan menjadi tantangan tersendiri bagi Bangsa Indonesia dengan &#13;
transformasi kawasan ASEAN menjadi pasar tunggal dan basis produksi, sekaligus menjadikan &#13;
kawasan ASEAN yang lebih dinamis dan kompetitif. Pemberlakuan MEA dapat pula dimaknai sebagai &#13;
harapan akan prospek dan peluang bagi kerjasama ekonomi antar kawasan dalam skala yang lebih luas, &#13;
melalui integrasi ekonomi regional kawasan Asia Tenggara, yang ditandai dengan terjadinya arus bebas &#13;
(free flow): barang, jasa, investasi, tenaga kerja, dan modal.  Bagi Indonesia MEA akan menjadi &#13;
peluang, karena hambatan perdagangan akan cenderung berkurang bahkan menjadi tidak ada. Hal &#13;
tersebut akan berdampak pada peningkatan ekspor yang pada akhirnya akan meningkatkan Gross &#13;
Domestic Product  (GDP) Indonesia.  Permasalahan yang akan dikaji dalam makalah ini  adalah &#13;
“Bagaimana Bangsa Indonesia Mencapai Keunggulan Bersaing dalam Menyongsong Masyarakat &#13;
Ekonomi ASEAN 2015”. Berdasar kondisi kualitas SDM dan data BPS, maka secara makro Strategi &#13;
Pengembangan Indonesia Labour Skilled Menyongsong MEA 2015 lebih mengarah pada upaya: 1) &#13;
Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan formal di pedesaan terutama &#13;
bagi anak usia sekolah dan sekolah kejuruan dan keahlian, sehingga angkatan kerja memiliki kualitas &#13;
yang handal untuk mendukung pengembangan sektor-sektor unggulan. 2) Penduduk usia kerja yang &#13;
masih memiliki pendidikan rendah perlu ditingkatkan kualitasnya melalui pelatihan yang sesuai dengan &#13;
keunggulan di wilayahnya masing-masing. 3) Pengembangan sektor industri berbasis pertanian, sektor &#13;
perikanan laut dan darat, pengembangan SDM guna mendukung pengembangan sektor industri jasa &#13;
kreatif. 4) Kegiatan penyuluhan ke angkatan kerja muda, sekolah menengah umum/kejuruan dengan &#13;
berbagai media dan sarana perlu dilakukan untuk membantu pemahaman dan kesiapan tenaga kerja &#13;
muda dalam persaingan di pasar ASEAN. Guna meningkatkan kualitas daya saing industri pariwisata &#13;
menghadapi persaingan ke depan, terutama menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, &#13;
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) secara resmi mengumumkan &#13;
(launching) 17 Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata yang akan melaksanakan sertifikasi usaha &#13;
pariwisata. Strategi pengembangan Industri Kreatif Menyongsong MEA 2015 dapat dilakukan dengan &#13;
program: pengembangan kewirausahaan, peningkatan kemampuan pemasaran, akses kepada keuangan, &#13;
akses kepada teknologi dan menciptakan kebijakan yang kondusif.
</description>
<dc:date>2014-03-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/966">
<title>KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENANGANI KEMISKINAN</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/966</link>
<description>KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENANGANI KEMISKINAN
Agus Setiono, Beni
Mengatasi kemiskinan pada hakekatnya merupakan upaya memberdayakan orang miskin &#13;
untuk dapat mandiri, baik dalam pengertian ekonomi, budaya, dan politik. Penanggulangan kemiskinan &#13;
tidak hanya dengan pemberdayaan ekonomi, akan tetapi juga dengan pemberdayaan politik bagi &#13;
lapisan miskin merupakan sesuatu yang tidak dapat terelakkan kalau pemerataan ekonomi dan &#13;
terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan sosial seperti yang dikehendaki. Kemiskinan &#13;
merupakan fenomena yang sudah ada sejak jaman pra reformasi, sampai masa reformasi saat ini. Ini &#13;
merupakan masalah yang signifikan yang sedang dihadapi oleh pemerintah kita pada saat ini. Begitu &#13;
banyak upaya pemerintah dalam membuat berbagai kebijakn demi mengatasi permasalahan kemiskinan &#13;
tersebut, akan tetapi, kemiskinan masih saja belum bisa diatasi sepenuhnya oleh pemerintah. Jika kita &#13;
menelaah kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam upaya mengentaskan &#13;
masyarakat dari kemiskinan, sebenarnya kebijakan tersebut dapat menangani kemiskinan yang ada di &#13;
negara kita sekarang, jadi siapakah yang salah dalam hal ini? Pemerintahkah? Pejabat negarakah?, atau &#13;
masyarakat? Hal ini memang menjadi pertanyaan besar bagi kita semua terutama pada pengamatpengamat ekonomi di Indonesia. Jadi, atas dasar statement-statement di atas itulah penulis berusaha &#13;
mengkaji berbagai persoalan yang mengenai penanganan kemiskinan di negara Indonesia. Salah satu &#13;
penghambat pembangunan ekonomi adalah kemiskinan. Penyebab kemiskinan di Indonesia adalah &#13;
kurangnya lapangan pekerjaan yang tersedia, lapangan pekerjaan yang tidak seimbang dengan jumlah &#13;
penduduk. Tidak meratanya pendapatan penduduk Indonesia dimana pendapatan yang didapatkan tidak &#13;
dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, sedangkan ada sebagian penduduk di Indonesia mempunyai &#13;
pendapatan yang berlebih. Ini yang disebut tidak meratanya pendapatan penduduk di Indonesia. &#13;
Tingkat pendidikan masyarakat yang rendah dan kurang memiliki ketrampilan yang memadai.
</description>
<dc:date>2014-09-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/963">
<title>KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENANGANI KEMISKINAN</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/963</link>
<description>KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENANGANI KEMISKINAN
Setiono, Benny Agus
</description>
<dc:date>2014-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/962">
<title>Kajian Ekonomik Strategi Bangsa Indonesia Mencapai Keunggulan Bersaing Dalam Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/962</link>
<description>Kajian Ekonomik Strategi Bangsa Indonesia Mencapai Keunggulan Bersaing Dalam Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015
Setiono, Benny Agus
</description>
<dc:date>2014-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/961">
<title>Fluktuasi Harga Minyak dan Pengaruhnya bagi Ekonomi Indonesia</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/961</link>
<description>Fluktuasi Harga Minyak dan Pengaruhnya bagi Ekonomi Indonesia
Setiono, Benny Agus
</description>
<dc:date>2014-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/960">
<title>SISTEM OPERASIONAL PELAYANAN PEMANDUAN TERHADAP KESELAMATAN KAPAL DI PT. PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO) CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/960</link>
<description>SISTEM OPERASIONAL PELAYANAN PEMANDUAN TERHADAP KESELAMATAN KAPAL DI PT. PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO) CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA
Haryono; Setiono, Benny Agus
</description>
<dc:date>2012-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/959">
<title>Efektifitas Bongkar Muat Petikemas Terhadap Kelancaran Arus Barang di PT. Nilam Port Terminal Indonesia (NPTI) Cabang Tanjung Perak Surabaya</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/959</link>
<description>Efektifitas Bongkar Muat Petikemas Terhadap Kelancaran Arus Barang di PT. Nilam Port Terminal Indonesia (NPTI) Cabang Tanjung Perak Surabaya
Yulianto, Muhammad Arief; Setiono, Benny Agus
</description>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/958">
<title>PENGARUH MODA TRANSPORTASI DARAT TERHADAP KELANCARAN ARUS CONTAINER DI PT. NILAM PORT TERMINAL INDONESIA CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/958</link>
<description>PENGARUH MODA TRANSPORTASI DARAT TERHADAP KELANCARAN ARUS CONTAINER DI PT. NILAM PORT TERMINAL INDONESIA CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA
Musa, Yunus Evendi Kris Dia; Setiono, Benny Agus
</description>
<dc:date>2012-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/957">
<title>DAMPAK PERUBAHAN RENCANA KEDATANGAN KAPAL TERHADAP ARUS BARANG DALAM SISTEM WINDOWS DI TERMINAL NILAM MULTIPURPOSE DI PT. PELABUHAN INDONESIA III CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/957</link>
<description>DAMPAK PERUBAHAN RENCANA KEDATANGAN KAPAL TERHADAP ARUS BARANG DALAM SISTEM WINDOWS DI TERMINAL NILAM MULTIPURPOSE DI PT. PELABUHAN INDONESIA III CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA
Andreina, Binta; Setiono, Benny Agus
</description>
<dc:date>2012-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/956">
<title>PERANAN FASILITAS PELABUHAN DALAM MENUNJANG KEGIATAN BONGKAR MUAT DI DIVISI TERMINAL JAMRUD PT. PELABUHAN INDONESIA III (Persero) CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/956</link>
<description>PERANAN FASILITAS PELABUHAN DALAM MENUNJANG KEGIATAN BONGKAR MUAT DI DIVISI TERMINAL JAMRUD PT. PELABUHAN INDONESIA III (Persero) CABANG TANJUNG PERAK SURABAYA
Fernanda, Ardian; Setiono, Benny Agus
</description>
<dc:date>2011-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/898">
<title>Verifikasi Iris Mata Manusia untuk Menerima atau Menolak Identitas yang Diklaim Seseorang</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/898</link>
<description>Verifikasi Iris Mata Manusia untuk Menerima atau Menolak Identitas yang Diklaim Seseorang
Akhmad, Ekka Pujo Ariesanto
Pada proses pengenalan identitas ada beberapa masalah yang muncul yaitu masalah identifikasi dan verifikasi, yang membuat proses pengenalan identitas tidak efisien. Masalah verifikasi akan diselesaikan dengan metode pengenalan iris mata, yang terbukti&#13;
efisien digunakan untuk memecahkan masalah seperti pada proses pengenalan identitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengenalan iris mata mampu memverifikasi citra mata dengan tingkat keberhasilan 100% untuk citra uji sama dengan citra basis data dari mata yang sama. Pengujian citra uji berbeda dengan citra basis data dari mata yang sama (intra-class) menghasilkan nilai rasio kesalahan ketidakcocokan (False Non Match Rate (FNMR)) 15,90%. Tingkat kesuksesan pengenalan suatu sistem biometrik (Genuine Acceptance Rate (GAR)) dapat dihitung dengan rumus GAR = 1 – FNMR, atau GAR = 1 – 15,90% hasilnya adalah 84,10%. Pengujian citra uji berbeda dengan citra basis data dari mata yang berbeda (inter-class) menghasilkan nilai rasio kesalahan kecocokan (False Match Rate (FMR)) 27,72%.
</description>
<dc:date>2018-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/886">
<title>Perancangan Perangkat Lunak Dalam Perhitungan Kekuatan Memanjang Kapal</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/886</link>
<description>Perancangan Perangkat Lunak Dalam Perhitungan Kekuatan Memanjang Kapal
Habibi, Habibi
One of the stages in evaluating ship design is the calculation of the length of the ship's strength.&#13;
Then we need a support tool that can speed up the calculation process. Therefore it is necessary to&#13;
develop a program for calculation, as an alternative to evaluating the strength of the length of the ship.&#13;
The study of the application of longitudinal strength of the ship aims to develop computer programs in&#13;
calculating the elongated strength of the ship, analyzing and comparing the results of calculations /&#13;
DelphiTM programs with the results of manual calculations, namely the use of the same formula but all&#13;
calculations are done with the help of Excel®. Data process used a sampling method, which uses&#13;
several ships in analyzing the strength of the shup’s length. Accuracy in the calculation of latitude for&#13;
ships in calm water conditions, hogging conditions, sagging conditions in a sequence of 0.0024%;&#13;
0.0027%; 0.003%; accuracy of the calculation of the maximum moment for the vessel in calm water&#13;
conditions, hogging conditions, sagging conditions in a sequence of 0,0002%; 0.0024%; 0,0002%. The&#13;
maximum moment increases with increasing dimensions or size of the ship. Hopefully for further&#13;
development, there will be more ivory to get more accurate calculations
</description>
<dc:date>2019-03-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
