<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/525">
<title>Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/525</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1454"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1438"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1142"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1141"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1140"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1139"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1010"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1009"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/974"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/939"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/852"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/851"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/849"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/822"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/818"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/817"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/816"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/815"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/804"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/803"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/802"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/801"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/799"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/798"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/182"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/181"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/180"/>
<rdf:li rdf:resource="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/179"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-08T12:01:15Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1454">
<title>ANALISA PENJADWALAN BANGUNAN BARU KAPAL MELALAUI CRITICAL PATH METHOD</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1454</link>
<description>ANALISA PENJADWALAN BANGUNAN BARU KAPAL MELALAUI CRITICAL PATH METHOD
Baroroh, Intan; Suwasono, Bagiyo
Industri galangan kapal merupakan salah satu industri yang terkena dampak&#13;
globalisasi dunia dengann adanya perdagangan bebas Asia Tenggara dan berlakunya&#13;
perdagangan bebas dunia pada tahun 2020 nanti. Pangsa pasar kapal dunia, Indonesia&#13;
sendiri menguasai 1,6% market share di dunia yang menunjukkan masih minimnya&#13;
produktifitas kapal di Indonesia karena faktor seringnya terjadi kelambatan delivery&#13;
time kapal. Hal ini disebabkan belum adanya tahapan perencanan atau analisis&#13;
mengenai estimasi durasi suatu proyek dengan penentuan metode Program Critical Part&#13;
Method (CPM) untuk mendapatkan output yang kita perlukan. Realita di lapangan&#13;
menunjukkan bahwa waktu penyelesaian sebuah bangunan baru bervariasi, akibatnya&#13;
perkiraan waktu penyelesaian suatu proyek ditentukan oleh tingkat ketepatan perkiraan&#13;
durasi setiap kegiatan dalam proyek. Sehingga galangan kapal mampu menentukan&#13;
waktu proses produksi sesuai delivery time pada saat terjadi penawaran harga dalam&#13;
waktu yang relatif singkat dan dengan data kapal yang relatif minim.&#13;
Dengan kondisi seperti itulah yang memotivasi untuk menganalisa penjadwalan&#13;
yang terjadi pada proses pembangunan kapal baru, supaya pada akhirnya tidak&#13;
menimbulkan kerugian bagi pihak galangan karena adanya ancaman penalty. Critical&#13;
Path Method digunakan untuk mengkaji tentang penjadwalan untuk mengatasi&#13;
keterlambatan proyek dengan menggunakan microsoft project. Hasil dari penjadwalan&#13;
yang semula rencana selesai 16 Mei 2017 menjadi 11 April 2017. Jalur kritis didapatkan&#13;
38 aktivitas dengan mampu persingkat pembangunan kapal sampai 30 hari kerja atau&#13;
7 % lebih singkat dari waktu yang tersedia.&#13;
Kata kunci : Critical Path Method, penjadwalan, microsoft project, ancaman penalty
</description>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1438">
<title>PRODUCT - PROTOTYPE: PRODUK GARAM SAMUDRA/SSD GARAM KONSUMSI BERYODIUM PENGOLAHAN GARAM RAKYAT SKALA INDUSTRI KECIL</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1438</link>
<description>PRODUCT - PROTOTYPE: PRODUK GARAM SAMUDRA/SSD GARAM KONSUMSI BERYODIUM PENGOLAHAN GARAM RAKYAT SKALA INDUSTRI KECIL
Baroroh, Intan; Hardianto, Didik; Suwasono, Bagiyo; Munazid, Ali
</description>
<dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1142">
<title>RANCANG BANGUN KAPAL IKAN DENGAN  MENGGUNAKAN SISTEM LENGKAP LEPAS RAKIT  TERURAI (completed knockdown) dan SISTEM  BERKEMBANG (modul) DALAM RANGKA MEMENUHI  KEBUTUHAN KAPAL NELAYAN SECARA NASIONAL</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1142</link>
<description>RANCANG BANGUN KAPAL IKAN DENGAN  MENGGUNAKAN SISTEM LENGKAP LEPAS RAKIT  TERURAI (completed knockdown) dan SISTEM  BERKEMBANG (modul) DALAM RANGKA MEMENUHI  KEBUTUHAN KAPAL NELAYAN SECARA NASIONAL
Widodo, Akhmad Basuki; Prasita, Viv Djanat; Nugroho, Nur Yanu; Munazid, Ali; Alwi, Aris Hisyam; Widodo, Putut
</description>
<dc:date>2018-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1141">
<title>MODERNISASI KONSTRUKSI UTAMA KAPAL BARANG  DAN PENUMPANG DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL  UTAMA KOMPOSIT BAMBU (bamboo composited) UNTUK  MEMENUHI PENYEDIAAN SARANA TRANSPORTASI DI  WILAYAH KEPULAUAN KAB. SUMENEP JAWA TIMUR</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1141</link>
<description>MODERNISASI KONSTRUKSI UTAMA KAPAL BARANG  DAN PENUMPANG DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL  UTAMA KOMPOSIT BAMBU (bamboo composited) UNTUK  MEMENUHI PENYEDIAAN SARANA TRANSPORTASI DI  WILAYAH KEPULAUAN KAB. SUMENEP JAWA TIMUR
Widodo, Akhmad Basuki
</description>
<dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1140">
<title>RANCANG BANGUN KAPAL IKAN 5 GROSS TONNAGE (GT) DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL UTAMA KOMPOSIT BAMBU UNTUK MEMENUHI PENYEDIAAN KAPAL PENANGKAP  IKAN SECARA NASIONAL</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1140</link>
<description>RANCANG BANGUN KAPAL IKAN 5 GROSS TONNAGE (GT) DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL UTAMA KOMPOSIT BAMBU UNTUK MEMENUHI PENYEDIAAN KAPAL PENANGKAP  IKAN SECARA NASIONAL
Widodo, Akhmad Basuki; Prasita, Viv Djanat; Nugroho, Nur Yanu; Kristyono, Tri Agung; Prayogi, Urip
</description>
<dc:date>2013-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1139">
<title>TEKNOLOGI PEMBANGUNAN KAPAL IKAN SEBAGAI SARANA PENANGKAP IKAN DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL LAMINASI BAMBU UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KAPAL NELAYAN DI JAWA TIMUR</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1139</link>
<description>TEKNOLOGI PEMBANGUNAN KAPAL IKAN SEBAGAI SARANA PENANGKAP IKAN DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL LAMINASI BAMBU UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KAPAL NELAYAN DI JAWA TIMUR
Widodo, Akhmad Basuki; Prasita, Viv Djanat; Jefferson, Marx; Suwasono, Bagiyo; Nugroho, Nur Yanu
</description>
<dc:date>2013-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1010">
<title>KANDUNGAN GIZI KERANG BAMBU (Solen regularis) DARI PERAIRAN TANJUNG SOLOK JAMBI</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1010</link>
<description>KANDUNGAN GIZI KERANG BAMBU (Solen regularis) DARI PERAIRAN TANJUNG SOLOK JAMBI
Trisyani, Ninis
</description>
<dc:date>2019-11-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1009">
<title>Kandungan Proksimat, Asam Amino, Asam Lemak, Mineral, Kolesterol Dan Taurin Pada Kerang Bambu (Solen sp.) Dari Beberapa Pantai Di Indonesia</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/1009</link>
<description>Kandungan Proksimat, Asam Amino, Asam Lemak, Mineral, Kolesterol Dan Taurin Pada Kerang Bambu (Solen sp.) Dari Beberapa Pantai Di Indonesia
Trisyani, Ninis; Yudistira Y, Liza
</description>
<dc:date>2019-11-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/974">
<title>Kajian Eksperimental Stabilitas Kapal Kecil di Lamongan</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/974</link>
<description>Kajian Eksperimental Stabilitas Kapal Kecil di Lamongan
Kristiyono, Tri Agung; Azhar, Ali
Perhitungan stabilitas kapal besar dengan ukuran ≥ 24 meter menggunakan aturan International Code on Intact Stability 2008, 2009 edition sedangkan untuk kapal ukuran &lt; 24 meter atau kapal kecil masih banyak memakai aturan International Code on Intact Stability 2008, 2009 edition, karena aturan khusus kapal kecil belum ada aturan yang baku. &#13;
Penyusunan kajian eksperimental stabilitas  kapal kecil di Lamongan untuk mengidentifikasi kondisi operasional dan melakukan uji eksperimental stabilitas kapal kecil di kapal TRIA JAYA di pelabuhan TPI Kranji, Lamongan. Perhitungan dengan prosedur rolling period test, pada batas atas faktor “f” (0.93) dan batas bawah (0.83) diperoleh nilai GM batas atas (0.3309) dan nilai GM batas bawah (0.2636). Kriteria stabilitas kapal kecil kurang dari 24 m dari Germanischer Lloyd (GL) dan RINA (Registro Italiano Navale) menyebutkan GM harus lebih dari 0.35 m, sedangkan GM KM. TRIA JAYA kurang dari nilai 0.35 m, sehingga tidak memenuhi kriteria stabilitas kapal kecil..
</description>
<dc:date>2017-08-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/939">
<title>JENIS AVERTEBRATA AIR YANG DIPERDAGANGKAN DI KOTA SURABAYA</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/939</link>
<description>JENIS AVERTEBRATA AIR YANG DIPERDAGANGKAN DI KOTA SURABAYA
TRISYANI, NINIS
</description>
<dc:date>2012-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/852">
<title>Model Pengujian Material Permesinan Kapal</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/852</link>
<description>Model Pengujian Material Permesinan Kapal
Kristiyono, Tri Agung; Azhar, Ali
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi jenis material dan pengujian material komponen permesinan kapal yang terdiri dari   shaft, bushing dan V bracket baik secara eksperimental dan simulasi komputer. &#13;
Hasil identifikasi material logam ferro terdiri dari Besi tuang, Besi tempa, Baja lunak, Baja karbon sedang, Baja karbon tinggi, Baja cepat tinggi (HSS-High speed steel) dengan berbagai komposisi, sifat dan penggunaan.  Sedangkan logam non ferro terdiri dari 16 jenis dengan berbagai komposisi, sifat dan penggunaan.&#13;
Hasil pengujian material secara eksperimental maupun software komputer solid work menghasilkan nilai modulus elastisitas material, batas elastis (elastic limit), kekuatan luluh (yield strength), kekuatan tarik ultimat (ultimate tensile strength), keuletan dan kegetasan.
</description>
<dc:date>2014-08-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/851">
<title>Model Pengembangan Industri Ship Recycling Yard  di Kabupaten Gresik</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/851</link>
<description>Model Pengembangan Industri Ship Recycling Yard  di Kabupaten Gresik
Kristiyono, Tri Agung; Azhar, Ali
Kabupaten Gresik termasuk kategori daerah industri di Jawa Timur, dan  pada tahun 2009 sektor ini memiliki peranan terbesar dalam pembentukan PDRB sebesar 46,35% (BPS Kabupaten Gresik, 2010). Tingginya peranan sektor industri karena di Kabupaten Gresik  terdapat 494 industri besar/sedang dan merupakan penggerak roda perekonomian dan menarik banyak tenaga kerja. Lokasi yang cukup strategis berada di alur pelayaran Pelindo III, merupakan peluang Kabupaten Gresik untuk lebih meningkatkan peran sektor industri dalam perekonomian dengan mengembangkan industri ship recycling yard. Model  pengembangan industri ship recycling yard di Kabupaten Gresik bertujuan; mengkaji potensi pasar atau armada kapal nasional yang berumur lebih dari 25 tahun untuk pengembangan industri ship recycling yard; memberikan gambaran kondisi lokasi yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai lokasi industri ship recycling yard di Kabupaten Gresik dan memilih teknologi untuk industri ship recycling yard yang cocok diterapkan di Kabupaten Gresik.&#13;
Metode yang akan dikembangkan dalam kajian ini dapat diuraikan dalam beberapa tahapan sebagai berikut; kajian literature, metode pengumpulan data,  mengembangkan industri ship recycling yard khususnya pemilihan teknologinya yang terdiri dari: identifikasi kriteria kriteria pemilihan teknologi dan penyusunan kriteria dan sub-kriteria dalam struktur hirarki.
</description>
<dc:date>2013-08-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/849">
<title>PEMETAAN DAN RENCANA AKSI PENGEMBANGAN  INDUSTRI PERKAPALAN DI JAWA TIMUR</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/849</link>
<description>PEMETAAN DAN RENCANA AKSI PENGEMBANGAN  INDUSTRI PERKAPALAN DI JAWA TIMUR
Azhar, Ali; dkk
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau lebih dari 17.500 buah, panjang garis pantai lebih dari 80.000 km dan kurang lebih 2/3 wilayahnya merupakan perairan.&#13;
 Potensi maritim bagi Indonesia sangat besar untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.&#13;
 Inpres No. 5/2005 Inpres ini pada prinsipnya adalah penerapan asas cabotage yaitu suatu ketentuan yang mengatur bahwa angkutan laut domestik harus diangkut oleh kapal berbendera Indonesia dan dioperasikan oleh Perusahaan Indonesia, dimana asas ini sudah umum berlaku di Negara-negara lain.&#13;
 Jawa Timur mempunyai prospek industri maritim yang cukup besar dan didukung oleh panjangnya garis pantai, industri pendukung, tenaga kerja dan infrastruktur yang lain. Di propinsi ini sudah berdiri industri galangan kapal yang cukup besar, penghasil sumber daya manusia bidang industri maritim mulai tenaga setingkat STM sampai perguruan tinggi, sehingga dari segi penyediaan SDM pendukung industri maritim sudah cukup handal. Disamping juga terkenal dengan julukan Indramardi (Industri, Maritim dan Pendidikan) serta pada daerah ini sudah didukung oleh infratsruktur yang memadai, industri pendukung yang sudah establish, dukungan SDM, disamping pengalaman beberapa industri perkapalan yang sudah cukup kuat pada bidang bangunan baru dan reparasi kapal. Merujuk hasil kajian yang telah dilakukan tentang kebutuhan kapal nasional dan kapasitas galangan kapal yang ada, serta pengalaman industri galangan kapal yang ada, sehingga patutlah Jawa Timur  dikembangkan sebagai industri perkapalan.
</description>
<dc:date>2009-11-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/822">
<title>Perancangan Self Docking Barge Muatan Air Tawar 500 Ton</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/822</link>
<description>Perancangan Self Docking Barge Muatan Air Tawar 500 Ton
Hardianto, Didik; Munazid, Ali; Baroroh, Intan
The Protection under water of ship hull was done by docking facilities. according to limited number, locations and capacities, the reseach for ship plan was inisiated for self docking. the planned ship is a barge 500 ton capacity. the reseach for a barge which is able to carry out self docking is necessary to be executed. The primary and sconder data will be used in the reseach by deterministic and probalistic methods. while the design barge conducted b using comparator barge. the result of reseach are pronciple dimensions of barge i.e. length (lpp) 37,0 m breadth (B) 9,3 m, high (H) 2,81, draft (T) 2,0 and displacement 626,8806 Ton.
</description>
<dc:date>2003-08-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/818">
<title>"Pelatihan Penggunaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Bagi Para Guru dan Ustadz"</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/818</link>
<description>"Pelatihan Penggunaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Bagi Para Guru dan Ustadz"
Azhar, Ali
Teknologi informasi merupakan alat bantu untuk memudahkan pekerjaan. Dalam perkembangan jaman, kegiatan belajar mengajar juga telah banyak ditopang oleh teknologi informasi. Pemanfaatan teknnologi informasi secara teknis dapat berupa penggunaan jaringan internet yang dapat berfungsi sebagai media komunikasi dan informasi. Selain itu, internet juga sangat membantu mempermudah dan mempercepat pekerjaan yang dilakukan. Selain dampak positip, dampak negatipnya harus dipahami dan dikelola dengan baik sehingga dapat diminimalkan.
</description>
<dc:date>2011-10-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/817">
<title>KAJIAN POTENSI PENGEMBANGAN KAWASAN KHUSUS INDUSTRI MANUFAKTUR KAPAL DI PROVINSI SUMATERA BARAT</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/817</link>
<description>KAJIAN POTENSI PENGEMBANGAN KAWASAN KHUSUS INDUSTRI MANUFAKTUR KAPAL DI PROVINSI SUMATERA BARAT
Azhar, Ali; dkk
Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia (KEKI) yang telah dikembangkan di wilayah Batam, Bintan dan Karimun sejak ditanda-tanganinya Nota Kesepahaman pengembangan wilayah tersebut antara Pemerintah Indonesia dengan Singapura pada tahun 2006, menimbulkan peluang untuk pengembangan kawasan industri khusus manufaktur kapal baik di wilayah tersebut maupun di wilayah lainnya di Indonesia. Namun untuk itu masih diperlukan kajian yang lebih komprehensif.&#13;
Kajian tentang pengembangan Kawasan Khusus Industri Manufaktur Kapal di Sumatera Barat diharapkan dapat meningkatkan efektifitas, efisiensi dan produktivitas industri manufaktur kapal Nasional sehingga mampu bersaing dengan industri-industri sejenis dari negara lain. Untuk dapat mencapai tujuan yang diharapkan, maka dihitung hal-hal yang bersifat teknis-ekonomis seperti berapa skala optimum industri yang harus dikembangkan sedemikian sehingga dengan kajian tersebut dapat dihasilkan kawasan industri manufaktur kapal yang sinkron dan terpadu. Sinkron artinya kawasan industri manufaktur kapal yang direncanakan tersebut harus dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan permintaan pasar untuk jangka pendek dan jangka panjang. Sedangkan terpadu mengandung pengertian bahwa kawasan industri manufaktur kapal tersebut harus terpadu dengan industri-industri lain yang menunjang dan mendukung, dengan demikian aspek skala kedekatan wilayah industri menjadi aspek yang penting untuk diperhatikan.
</description>
<dc:date>2010-11-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/816">
<title>Model Data Base Industri Kapal Kayu Skala Usaha Kecil dan Menengah</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/816</link>
<description>Model Data Base Industri Kapal Kayu Skala Usaha Kecil dan Menengah
Azhar, Ali; Agung K, Tri
Armada penangkapan ikan diproduksi oleh industri kapal rakyat yang dikelola secara tradisional dalam bentuk usaha kecil dan menengah (UKM) dengan menggunakan bahan baku kayu dan fibre glass dan selama ini belum terdata dengan baik di instansi pemerintah.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk membuat model data base industri kapal kayu  skala usaha kecil dan menengah.  Pengumpulan data  dilakukan dengan studi community survey di industri kapal kayu di Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bangakalan, Kabupaten  Sumenep dan Kabupaten  Sidoarjo. Data primer diolah dengan menggunakan data base MySQL yang diklasikasikan berdasarkan tenaga kerja, tujuan pemasaran, kapasitas maksimum, luas lahan dan jenis produksi. Hasil pengolahan data menghasilkan lima laporan pada menu yang terdiri dari laporan statistika tenaga kerja, tujuan pemasaran, kapasitas maksimum, luas lahan dan jenis produksi.
</description>
<dc:date>2014-08-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/815">
<title>MODEL PENGEMBANGAN KLASTER  KAPAL RAKYAT (LASKARA) JATIM</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/815</link>
<description>MODEL PENGEMBANGAN KLASTER  KAPAL RAKYAT (LASKARA) JATIM
Hadi Widodo Setyo, Yoyok; Azhar, Ali
Penyusunan model pengembangan klaster kapal rakyat (LASKARA) Jatim bertujuan  untuk mengidentifikasi potensi  dan mengevaluasi kondisi industri kapal rakyat di Jawa Timur, serta menyusun  model pengembangan klaster industri kapal rakyat di Jawa Timur sehingga mampu memenuhi kebutuhan armada penangkapan ikan di Jawa Timur khususnya, dan 1000 kapal ikan program Minapolitan KKP. Kegiatan ini dilakukan dengan studi public opinion survey untuk menjaring opini dalam melakukan pembobotan dengan berbagai persepsi terhadap kebijakan makro, sektoral, potensi, permasalahan, saran, analisis internal dan eksternal dalam pengembangan klaster industri kapal rakyat. Studi community survey juga dilakukan untuk mendapatkan data mengenai  potensi lestari perikanan, kapasitas produksi, jumlah dan proyeksi armada penangkapan ikan, biaya investasi, serta tenaga kerja industri kapal rakyat. Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan profil industri kapal rakyat di Jawa Timur adalah industri kecil dengan teknologi pembuatan dan perawatan kapal yang bersifat turun temurun, sarana prasarana sederhana, produksi tidak kontinu, modal kecil dan SDM terbatas, namun dari segi peluang pasar masih sangat besar; Lamongan terpilih sebagai lokasi pengembangan klaster industri kapal rakyat  (LASKARA) Lamongan dengan mempertimbangkan aspek kondisi industri kapal rakyat, dukungan potensi dan infrastruktur serta kajian/ riset terdahulu. Analisis pada LASKARA dilakukan untuk mengetahui kondisi industri kapal rakyat pada Tingkat meso ekonomi, Analisis makro dan mikro ekonomi;  dan metode pengembangan LASKARA dilakukan dengan 6 tahapan.
</description>
<dc:date>2012-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/804">
<title>Model Pemilihan  Lay Out Galangan Kapal</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/804</link>
<description>Model Pemilihan  Lay Out Galangan Kapal
Azhar, Ali; KRK, Petrus; Arifin, Zainal
This Research aim to develop model election of dockyard out lay. Model that is developed in this research is Analytic Process Hierarchy consisting of four hierarchy 1) focus 2) criterion 3) and sub criteria 4) alternative. Model implementation conducted to dockyard out lay of PT DRA and Wight data input obtained by conducting equate to actor which is and expert have competence. From result of calculation obtained that type dockyard out lay of I and of T its weight 40,6 %, type of L its weight  32,1 %, type of U its weight  19 % and its Z weight  type 16,45 %.
</description>
<dc:date>2003-03-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/803">
<title>PEMILIHAN SISTEM PERLINDUNGAN KOROSI KAPAL BAJA</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/803</link>
<description>PEMILIHAN SISTEM PERLINDUNGAN KOROSI KAPAL BAJA
Azhar, Ali; Anam, Khoirul Ahmad
The protection of steel construction, especially hull construction in sea water could be done by flowing  its the steel construction, so that the surface potencial was decreasing. This down potential decreasing would be followed by decreasing of velocity  steel corrosion. Thermodynamically, this condition  would  be imuned if the surface potential is on steel stability area. The electron supply through electrical conductor could be done by using  by sacrificial anode and impressed current. The model developed in this paper  was the analytical hierarchy process in which one method of its decison methods has complex. The model consist of four level, that are, 1) goal, 2) criteria, 3) sub criteria and 4) alternative. The result was that the decision making model  selection of  corrotion system protection on steel ship had several criteria and heterogen environment.
</description>
<dc:date>2003-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/802">
<title>IbIKK “Hang Tuah Model Boat (HTMB)” 2015</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/802</link>
<description>IbIKK “Hang Tuah Model Boat (HTMB)” 2015
Munazid, Ali; Suwasono, Bagiyo
Di Indonesia kemunitas Surabaya Boat Modeling Club diresmikan oleh KASAL Laksamana Selamet Soebijanto pada tanggal 17 Januari 2006 di Universitas Hang Tuah Surabaya. Sejak saat itu perkembangan kegiatan boat model sangat pesat, di daerah-daerah mulai banyak penggemar boat model dan membentuk kemunitas (Jakarta, Pontianak, Samarinda, Tarakan, Bali dll). Sejak diresmikan di kolam Universitas Hang Tuah, kolam tersebut menjadi pusat kegiatan kemunitas penggemar boat model di Indonesia terutama penggemar di wilayah Surabaya, tercatat di kolam tersebut melaksanakan 4 kali kompetisi sekala nasional yang diseponsori Zenoah dan setiap sabtu dan minggu digunakan untuk latihan dan beberapa kebiatan boat yang lain. Adapun pengelolaan kolam tersebut belum dikelolah dan dikemas dengan baik, saat ini  pengelolaan kolam tersebut tidak kearah pengembangan boat model, tapi boat model bisa menggunakan kolam tersebut untuk kegiatan boat model.&#13;
Untuk mengembangkan kegiatan Boat Modeling di Indonesia, Universitas Hang Tuah dibantu oleh DIKTI melalui dana hibah IbIKK membentuk unit dibawah Rektor yang dikenal dengan “Hang Tuah Model Boat (HTMB)” dengan kegiatan sebagai penyelenggara dan pengembangan kegiatan boat model baik kegiatan kompetisi maupun non kompetisi. Dengan dukungan sumber daya yang ada baik dari program studi dan laboratorium di lingkungan Universitas Hang Tuah serta beberapa infrastruktur yang ada, pada tahun pertama (2014) merencanakan kegiatan kompetisi dan non kompetisi, memperbaiki infrastruktur serta mendapatkan sponsor untuk mendanai kegiatan tersebut. Kegiatan IbIKK Hang Tuah Model Boat adalah Pengembangan Kawasan Hang Tuah Model Boat sebagai wisata boat model. Kegiatan wisata yang dikembangkan dalam hal ini adalah mengemudikan model kapal full scale, kompetisi RC model boat, atraksi model boat dll, dengan kegiatan tersebut maka di rencanakan rincian kegiatan wisata boat model baik kegiatan kompetisi maupun non kompetisi. Dengan rincian rancangan tersebut dilakukan sosialisasi ke masyarakat (masyarakat umum, komunitas, sponsorship).&#13;
Dari hasil yang telah dilakukan saat ini pada kegiatan IbIKK Hang Tuah Model Boat (HTMB) dirumuskan bahwa kegiatan sudah berjalan dengan baik dan tinggal me-nyelesaikan, namaun ada beberapa kegiatan belum bisa berjalan dengan baik dan memer-lukan percepatan misalnya : manajemen dan pemasaran. Untuk memakasimalkan pelaksa-naan dan berhasilnya kegiatan tersebut adalah mengkoordinasikan lebih intensif tentang pengembangan manajemen serta mengkoordinasikan kegiatan pemasaran lebih baik dan meminta masukan ke  beberapa pihak yang dapat membantu.
</description>
<dc:date>2015-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/801">
<title>PERANCANGAN GROUP TECHNOLOGY LAYOUT PADA PROSES PRODUKSI KAPAL DI PT DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA DENGAN METODE SIMULASI DAN TAGUCHI</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/801</link>
<description>PERANCANGAN GROUP TECHNOLOGY LAYOUT PADA PROSES PRODUKSI KAPAL DI PT DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA DENGAN METODE SIMULASI DAN TAGUCHI
Saraswati, Rahayu; Azhar, Ali; Mudjahidin; Kunhadi, Dedy
PT Dok dan perkapalan Surabaya adalah salah satu BUMN strategis di  bidang kelautan. Berbagai  masalah yang dihadapi PT Dok dan Perkapalan Surabaya dalam meningkatkan efisiensi  sistem produksinya  adalah : (1) Adanya waste work shop seperti work in process, waiting time, dan flow time  pada proses fabrikasi  di PT Dok dan Perkapalan Surabaya (2) Karena waste work shop yang terjadi masih teralalu besar, maka efisiensi proses  produksi kapal belum bisa tercapai secara maksimal (3)  Layout dan fasilitas yang dimiliki PT Dok dan Perkapalan Surabaya sekarang sudah sesuai dengan konsep Product Oriented Work Breakdown Structure (PBWS), tetapi  terbatas pada   bentuk kontruksi  yang masih sederhana.&#13;
Pada penelitian ini dilakukan perancangan proses produksi kapal dengan metode Process Lane Construction and Zone Outfitting atau lebih dikenal dengan istilah Group Technology Layout (Manufacturing Cell System) untuk menyelesaikan masalah inefisiensi yang terjadi pada proses produksi kapal di PT Dok dan Perkapalan Surabaya tersebut.  Proses perancangan tersebut dengan mengintegrasikan metode Simulasi, Taguchi (Robust Design), Response Surface Methodology, dan Analitycal Hierarchy Process (AHP).  Metode Simulasi digunakan untuk memodelkan sistem manufacturing cell yang dirancang, sedangkan metode Taguchi dan Response Surface Methodology digunakan untuk melakukan eksperimen dan optimasi pada model simulasi sistem manufaktur tersebut. &#13;
Pada penelitian  ini dilakukan perancangan  dan pembuatan model simulasi Group Technology layout (simulasi process lanes contruction and zone outfitting)  pada tahap fabrikasi, sub asembly, dan asembly untuk setiap kategori part family yang ditetapkan. Rancangan Group Technology layout dari tiap tahap produksi  tersebut disimulasikan dengan bahasa pemrograman simulasi ARENA  dengan SIMAN Summary Report.  Model  simulasi  Group Technology layout dari tiap tahap produksi  tersebut  digunakan sebagai alat eksperimen  untuk menentukan rancangan Group Technology layout yang optimal, yang meninimalkan waste workshop yang terjadi pada proses fabrikasi tersebut.
</description>
<dc:date>2008-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/799">
<title>PENGEMBANGAN  BENTUK BADAN KAPAL SELAM TANPA AWAK (UNMANNED UNDERWATER VEHICLE / UUV) SEBAGAI SARANA OBSERVASI OSEANOGRAFI</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/799</link>
<description>PENGEMBANGAN  BENTUK BADAN KAPAL SELAM TANPA AWAK (UNMANNED UNDERWATER VEHICLE / UUV) SEBAGAI SARANA OBSERVASI OSEANOGRAFI
Munazid, Ali; Suwasono, Bagiyo
Observasi di bawah permukaan laut merupakan observasi yang sarat dengan resiko dan kecelakaan, dimana observasi tersebut dilakukan dengan menyelam ke dasar laut dibantu dengan beberapa alat survey dasar laut. Dengan kemajuan teknologi dan sistem unmanned  yang saat ini berkembang, observasi oseanografi dasar laut dapat diwakili dengan sebuah wahana benam tanpa awak, dengan wahana benam tersebut para ahli oseanografi dasar laut akan terbantu dalam observasi oseanografi dasar laut. Tantangan perencana kapal dalam merancang kapal selam adalah bagaimana merancang bentuk dan sistem penyelaman dan pengapungan kapal selam agar dapat menyelam. Pemikiran sistem penyelaman dan pengapungan kapal selam dengan memasang sayap / sirip, berdasarkan pemikiran di atas, untuk mengembangkan kapal selam tanpa awak (Unmanned Underwater Vehicle / UUV) sebagai sarana observasi oseanografi, dengan desain bentuk badan kapal selam yang dipasang sirip/sayap diharapkan mampu menyelam di bawah permukaan air. Untuk menjawab hal tersebut dilakukan perekayasaan beberapa bentuk badan wahana benam bersirip dan memodelkan dalam CFD serta menganalisa hubungan badan dan sirip terhadap kemampuan menyelam dan mengapungnya (diving force). Dari hasil pembahasan, secara umum penerapan Hydroplane sebagai diving plane model kapal selam dapat diterapkan. Kemampuan untuk mencapai kedalaman penyelaman itu dipengaruhi oleh sudut flip pada Hydroplane dan besarnya kecepatan model, semakin besar kecepatan dan sudut flip maka semakin besar kedalaman penyelaman yang dapat dilakukan.
</description>
<dc:date>2014-12-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/798">
<title>PERANCANGAN KAPAL SELAM TANPA AWAK (UUV/Unmanned Underwater Vehicle) SEBAGAI SARANA OBSERVASI BAWAH AIR</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/dx/798</link>
<description>PERANCANGAN KAPAL SELAM TANPA AWAK (UUV/Unmanned Underwater Vehicle) SEBAGAI SARANA OBSERVASI BAWAH AIR
Munazid, Ali; Suwasono, Bagiyo
Dengan kemajuan teknologi dan system kendaraan tanpa awak (unmanned) yang saat ini berkembang, observasi bawah air dapat diwakili dengan wahana benam tanpa awak, para ahli akan terbantu dalam observasi yang dilakukan. Tantangan dalam merancang kapal selam adalah bagaimana kapal selam dapat menyelam, mengapung dan beroperasi seperti yang direncanakan. Pemasangan sayap berbentuk foil sebagai system penyelaman yang memberi gaya kebawah kapal selam (diving plan) dapat membuat kapal selam menyelam, kemampuan penyelaman selain bentuk foil tergantung pada sudut flip dan kecepatan dari kapal selam, (Munazid, 2015).  Dengan demikian rumusan perancangan adalah bagaimana merancang kapal selam bersayap sebagai system penyelaman untuk observasi bawah air,  perancangan dilakukan observasi dan inventarisasi peralatan serta perlengkapan kapal selam, dari hasil tersebut menentukan dilakukan perancangan bentuk kapal selam dan bentuk dan dimensi sayap yang digunakan. Hasil perancangan kapal selam dapat menyelam maksimum 0,940795 M , berat kapal selam dan komponen 4,36 Kg.
</description>
<dc:date>2017-08-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/182">
<title>PENERAPAN HAMMER MILL (MESIN PELEMBUT) GARAM KROSOK DI DESA BANJARANYAR KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN DALAM KONTEKS PEMBERDAYAAN USAHA GARAM RAKYAT</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/182</link>
<description>PENERAPAN HAMMER MILL (MESIN PELEMBUT) GARAM KROSOK DI DESA BANJARANYAR KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN DALAM KONTEKS PEMBERDAYAAN USAHA GARAM RAKYAT
Baroroh, Intan; Suwasono, Bagiyo; Munazid, Ali
</description>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/181">
<title>Pemetaan dan Identifikasi Fisika - Kimia Sumberdaya Air Laut Sebagai Bahan Baku Pembuat Garam di Wilayah Pesisir Jawa Timur</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/181</link>
<description>Pemetaan dan Identifikasi Fisika - Kimia Sumberdaya Air Laut Sebagai Bahan Baku Pembuat Garam di Wilayah Pesisir Jawa Timur
Suwasono, Bagiyo; Munazid, Ali; Wahyu Widodo, Aris
</description>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/180">
<title>IbIKK “Hang Tuah Model Boat (HTMB)”</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/180</link>
<description>IbIKK “Hang Tuah Model Boat (HTMB)”
Munazid, Ali; Suwasono, Bagiyo
</description>
<dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/179">
<title>TEKNOLOGI PEMURNIAN GARAM BERTINGKAT DENGAN PEMANFAATAN ALIRAN FLUIDA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN GARAM KONSUMSI DAN INDUSTRI DI JAWA TIMUR</title>
<link>http://dspace.hangtuah.ac.id:8080/xmlui/handle/123456789/179</link>
<description>TEKNOLOGI PEMURNIAN GARAM BERTINGKAT DENGAN PEMANFAATAN ALIRAN FLUIDA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN GARAM KONSUMSI DAN INDUSTRI DI JAWA TIMUR
Suwasono, Bagiyo; Munazid, Ali; Poerwowidagdo, Sapto J.
</description>
<dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
